Mahasiswa Universitas Riau berhasil mengukir prestasi gemilang pada ajang 2nd International Student Competition in Collaboration with Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM)yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kompetisi internasional tersebut, tim delegasi dari Universitas Riau berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, yakni Grand Champion (Juara Umum), 3rd Winner, Gold Medal Subtema Law & Economics, Silver Medal Subtema Health, Bronze Medal Subtema Agriculture, serta penghargaan Best Paper. Prestasi ini diraih oleh empat mahasiswa angkatan 2022, yaitu Abel Hasti Ramadhani (Sistem Informasi), Chairil Randy Nurrahman (Ilmu Ekonomi), Ebel Vigrajuska Asri (Manajemen), dan Hanny Sc Va (Teknologi Industri Pertanian), yang tampil dengan inovasi multidisipliner dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Salah satu inovasi unggulan yang dipresentasikan adalah RESILIFERT, yaitu pupuk cair organik ramah lingkungan berbahan dasar urin sapi dan tandan kosong kelapa sawit yang diproses melalui fermentasi anaerob. Inovasi ini bertujuan meningkatkan produktivitas tanaman hortikultura sekaligus mendukung praktik pertanian rendah emisi. Urin sapi yang kaya akan amonia, zat perangsang tumbuh (ZPT), dan unsur hara makro (NPK) serta limbah tandan kosong kelapa sawit yang melimpah di Provinsi Riau sebagai salah satu sentra sawit terbesar di Indonesia diolah menjadi produk bernilai tambah yang murah, berkualitas, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh petani.
Selain itu, tim juga menghadirkan BRANOVA, platform end-to-end berbasis Artificial Intelligence (AI Matching & Smart Builder) yang dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil bertumbuh dan bertransformasi digital. Platform ini tidak hanya memfasilitasi pemilik bisnis untuk melakukan scale up, tetapi juga membuka peluang kerja bagi para freelancer sebagai mentor dan penyedia jasa, sehingga berkontribusi terhadap perluasan lapangan pekerjaan di sektor nonformal.
Inovasi lainnya, NicNo, merupakan produk permen keras berbahan dasar ekstrak sawi langit (Vernonia cinerea) dan stevia yang ditujukan sebagai alternatif untuk membantu generasi muda mengurangi ketergantungan merokok. Produk ini terintegrasi dengan aplikasi SoNic (Sobat NicNo) berbasis reward system, di mana pengguna dapat memindai barcode pada kemasan untuk memperoleh poin yang dapat ditukar dengan e-wallet. Melalui pendekatan inovatif ini, proses berhenti merokok diharapkan tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan dan memotivasi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kolaborasi lintas disiplin mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan diakui di tingkat internasional.